Showing posts with label surat alfatihah. Show all posts
Showing posts with label surat alfatihah. Show all posts

Friday, 8 September 2017

PT Sharp Electronics Indonesia (SIED)



PT SHARP ELEKTRONICS INDONESIA (SIED)
Jl. Swadaya IV Rawa Terate Pulogadung Jakarta timur 13920
PT Sharp Electronics Indonesia (SIED), adalah salah satu perusahaan yang memproduksi Produk Elektronic seperti Televisi AQIOS, AC Plasma cluster, Lemari Es, Mesin cuci, Microwive dan produk elektronik lainnya
Sehubungan dalam masa perekruitan karyawan baru, PT SHARP ELECTRONIC  INDONESIA (SIED), membuka kesempatan bagi putra putri Indonesia untuk bekerja di bagian OPERATOR PRODUKSI untuk penempatan wilayah Jakarta, Cibitung dan Karawang.
KRITERIA PELAMAR :
1. Laki-laki / perempuan yang belum menikah
2. Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat
3. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun
4.  Sehat jasmani dan rohani
5. Tidak bertato dan bertindik (bagi laki-laki)
6. Mampu bekerja di bawah tekanan
FASILITAS :
1. Gaji pokok UMR
2. Uang lembur, makan dan transportasi
3.  Kontrak 1 tahun s/d 2 tahun ( kontrak PT langsung)
4. Seragam lengkap
5. BPJS
6. THR
Hanya pelamar yang sesuai kriteria di atas akan di panggil  Psikotest.
Saat menghadiri interview dan tes pelamar harus membawa berkas seperti :
1. Surat lamaran kerja yang ditulis dengan tangan
2. Daftar riwayat hidup
3. Fotokopi KTP
4. Foto berwarna dengan ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar
5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai (boleh menyusul jika baru lulus)
6. Fotokopi sertifikat pendukung lainnya (jika ada)
Jangan ada pertanyaan yang aneh aneh ya...buat yang PENGEN KERJA silahkan kirim lamaran nya via TIKI / JNE / POS. Engga bisa naro langsung. Semoga Bermanfaat...

MANFAAT SURAT AL FATIHAH

 
Apa itu Hizib Fatihah?
Hizib Fatihah adalah sebuah amalan wirid yang apabila dilakukan, seseorang akan memiliki kemampuan menyembuhkan berbagai macam penyakit hanya dengan membaca Al Fatihah. Bisa digunakan untuk pengobatan langsung maupun jarak jauh. Misalnya, untuk mengobati seseorang yang terkena penyakit medis. Anda tinggal mengambil kurma, madu, minyak zaitun atau air putih, kemudian Anda membaca Al-Fatihah dan ditiupkan. Insyaallah kurma, madu, minyak zaitun ataupun air putih biasa seketika berubah menjadi obat yang mujarab. Silakan Anda membaca penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Kemujaraban Al Fatihah Sebagai Doa Penyembuh
Pada dasarnya, dalam diri tiap-tiap manusia telah terdapat daya penyembuhan alami. Sebab tidak mungkin Allah SWT menciptakan suatu penyakit tanpa menciptakan obatnya pula. Maka untuk menyempurnakan anugerah kesembuhan  ini diturunkanlah kitab suci Al Qur’an sebagai kunci pembuka energi penyembuhan alami agar tubuh seorang manusia dapat melawan penyakit apapun yang dideritanya. Fungsi Al Qur’an sebagai obat segala penyakit tertulis jelas dalam QS. Al Isra’ ayat 82.

Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.”

Lalu bagian surah manakah dari Al Qur’an yang memiliki berkah penyembuhan tingkat tinggi yang sudah terbukti? Jawabannya adalah surat Al Fatihah. Surat yang memiliki banyak nama ini juga disebut sebagai Asy-Syifa atau obat penyembuh, karena dalam surat Al Fatihah terdapat berkah penyembuhan yang luar biasa. Hal ini dibenarkan dalam sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari. yaitu “Surah Al Fatihah itu adalah obat dari segala racun.”
Melalui situs ini Hizib Fatihah sebagai pembangkit energi penyembuhan untuk mengobati beragam penyakit, baik penyakit medis maupun non-medis. Insyaallah, setelah mengamalkan Hizib Fatihah Anda akan dapat mengobati berbagai macam penyakit tanpa menggunakan obat-obatan, sehingga aman tanpa efek samping dan bebas resiko serta mudah diamalkan.
Berbicara mengenai pengobatan Islam, ada baiknya kita menggolongkan penyakit menjadi dua, yaitu penyakit rohani dan penyakit jasmani. Penyakit rohani atau yang disebut juga dengan penyakit hati disebabkan oleh dua perkara; ilmu yang rusak dan tujuan yang rusak. Dua perkara ini memunculkan dua penyakit, yakni kesesatan dan kemarahan.  Kesesatan merupakan akibat dari ilmu yang rusak, sedangkan kemarahan adalah akibat dari tujuan yang rusak. Dua penyakit inilah yang merupakan sumber dan akar dari semua jenis penyakit hati, dan dalam beberapa kasus juga ikut memiliki andil dalam timbulnya penyakit jasmani di tubuh seseorang.
Sebagai contoh, orang yang hati dan pikirannya sering sakit biasanya kerap marah serta senewen sendiri. Sementara kemarahan  dan panasnya pikiran kita akan memberi dampak buruk bagi kinerja jantung. Begitu juga dengan orang yang selalu iri dengki dan tidak puas atas apa yang diberikan oleh Allah SWT. Mereka cenderung mudah terserang penyakit maag sebagai akibat dari peningkatan asam lambung yang jika dirunut ulang merupakan imbas dari pikiran sakit dan perasaan yang tak menentu.
Itulah sebabnya orang-orang pada jaman dulu jarang sekali terserang penyakit kronis. Sebab mereka berpegang teguh pada kitab suci Al Qur’an dan ajaran agama, sehingga hati mereka pun terbebas dari iri, dengki dan hasut-menghasut. Tak pelak jika orang-orang tersebut jarang terjangkit penyakit berat seperti darah tinggi, kencing  manis, gagal ginjal, liver,  TBC atau paru-paru basah. Berbeda keadaannya dengan masa sekarang dimana penyakit-penyakit tersebut semakin sering muncul dan  kerap kali sangat sulit untuk disembuhkan. 
Saking sulitnya, Anda pasti tak lagi heran jika mendengar kabar tentang seorang pengidap penyakit kronis yang demikian putus asa hingga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Tidak jarang pula ia yang sakit menjadi kecewa dan tidak lagi percaya pada metode pengobatan medis. Inilah salah satu alasan kenapa pengobatan alternatif spiritual semakin banyak dicari dan justru menjadi solusi yang tepat, padahal tidak sedikit pengobatan alternatif yang biayanya jauh lebih mahal bisa dikatakan selangit. Andai saja masyarakat mau lebih terbuka menerima dan mengamalkan metode penyembuhan Islami dengan menggunakan ayat suci, maka hal-hal seperti ini tentunya tidak mungkin menjadi persoalan. Karena dalam pengobatan berbasis Islam sama sekali tidak ada tindakan operasi beresiko tinggi yang perlu dilakukan. 

Apa Saja Kelebihan Hizib Fatihah?
Jika ditelaah lebih jauh lagi, Hizib Fatihah memiliki begitu banyak khasiat yang tidak bisa kami sebut dan jelaskan semuanya di sini. Dalam kaitannya dengan metode penyembuhan Islam, Hizib Fatihah bukan hanya bermanfaat untuk mengobati beragam penyakit medis, namun juga berkhasiat menyembuhkan penyakit non medis (santet, teluh, pelet, guna-guna), mempertajam ingatan, melakukan ruwatan, memancarkan aura kesehatan, menetralkan racun atau bisa, membersihkan hati dan pikiran yang kotor, serta meningkatkan kualitas diri secara keseluruhan. Untuk lebih jelasnya bisa Anda simak di halaman Manfaat. Di halaman ini kami hanya menyebutkan beberapa saja kelebihan Hizib Fatihah sebagai amalan penyembuhan, yang diantaranya adalah:
  • Tidak memiliki resiko atau efek samping apapun, artinya aman dan banyak berkah.
  • Tidak menggunakan obat-obatan berbahan kimia, cukup dengan membaca Al-Fatihah pada media Air mineral, Air Zam-zam, madu, kurma, makanan dan media lainnya yang penting bersih, suci, sehat dan halal.
  • Pengobatan dilakukan tanpa operasi maupun injeksi, cukup transfer energi doa Al-Fatihah.
  • Tidak mempersyaratkan ritual berat atau tirakat rumit, tanpa puasa dan tanpa tirkat berat lainnya.
  • Hizib Fatihah boleh dan bisa diamalkan oleh semua kalangan, Agama apapun dan siapapun yang mau belajar dan niat baik bisa mengamalkannya.
  • Amalan Hizib Fatihah aman, tidak bertentangan dengan ajaran agama apapun dan tidak menggunakan bantuan jin atau makhluk halus lainnya yang bisa membahayakan.
  • Hizib Fatihah merupakan metode penyembuhan yang mudah dilakukan dan terbukti berkhasiat sejak ribuan tahun silam.
  • Hizib Fatihah juga bisa digunakan untuk melakukan ruwatan ghaib, membersihkan energi tubuh, memancarkan aura kesehatan dan melakukan transfer energi baik kepada diri sendiri maupun orang lain.

Manfaat

Surat Al Fatihah sebagai intisari Al Qur’an merupakan pembuka yang sempurna bagi segala macam keberhasilan dan kebaikan. Al Fatihah juga merupakan penyembuh dari hati dan pikiran yang tidak sehat. Al Fatihah juga merupakan segala solusi dari semua persoalan kehidupan ini. Dalam memberdayakan fungsi surat Al Fatihah sebagai surah yang Agung dan banyak manfaat diantaranya untuk penyembuhan, maka Hizib Fatihah yang menggunakan amaliah surah Al-Fatihah memiliki banyak manfaat dan berkah diantaranya sebagai berikut ini:
  • Mengobati berbagai macam penyakit jasmani
Tidak ada batasan apapun terkait jenis penyakit lahiriah yang dapat disembuhkan dengan surat Al Fatihah. Baik itu penyakit dalam, penyakit kulit, penyakit menurun, penyakit menular maupun penyakit yang disebabkan oleh cedera fisik. Bahkan penyakit kronis yang sudah menahun sekalipun dapat disembuhkan dengan menggunakan metode pengobatan yang sangat sederhana.

  • Menetralkan bisa dan racun
Atas seizin Allah SWT dan dengan diiringi ketekunan dalam mengamalkan Hizib Fatihah, bacaan surat Al Fatihah akan dapat menjadi penawar segala racun dan bisa. Termasuk jenis racun sintetis yang melumpuhkan syaraf dan bisa hewan yang mengakibatkan iritasi serta peradangan.

  • Menetralkan pengaruh ilmu hitam
Di jaman yang penuh persaingan ketat seperti sekarang, tak jarang orang terdorong untuk mengambil jalan pintas yang tidak semestinya dalam memecahkan suatu masalah. Jasa orang pintar pun dipakai untuk memuluskan hajat atau bahkan mencelakai seseorang. Dengan Hizib Fatihah, Insyaallah Anda akan dapat menetralkan pengaruh sihir, santet, teluh, guna-guna atau bahkan pelet yang dikirimkan untuk menjerat hati lawan jenis secara paksa.

  • Manfaat Pemagaran ghaib Tubuh
Dalam mengamalkan Hizib Fatihah, Anda akan mampu memagari dengan kekuatan ghaib diri sendiri serta orang lain dalam tujuan untuk keselamatan dan keberkahan. Caranya hanya cukup dengan mengamalkan Hizib Fatihah dan membacakannya.

  • Manfaat Pemancar Aura Kesehatan dan Penyembuhan
Pengamal Hizib Fatihah akan memancarkan energi Aura kesehatan sehingga terjaga kesehatannya secara otomatis, serta memancarkan Aura penyembuhan, yaitu secara sendirinya berbagai penyakit di dalam tubuh akan sembuh dan hilang dengan sendirinya. Selain untuk manfaat diri sendiri, juga bisa memberkahi dan memancarkan Aura Kesehatan dan Aura penyembuhan pada orang lain dengan cara sesuai petunjuk Ustadz Masrukhan.

  • Manfaat transfer energi Penyembuhan
Anda akan memiliki kemampuan dan manfaat diri melakukan transfer energi positif penyembuhan pada diri sendiri dan orang lain. Bisa dengan cara secara langsung maupun jarak jauh. Selain itu juga bisa melalui media penyembuhan seperti air mineral, zam-zam, makanan atau media lainnya.

  • Manfaat Ruwatan dan Pembersihan diri
Manfaat lainnya yang sangat istimewa Hizib Fatihah adalah, memberikan energi dan hikmah manfaat ruwatan serta pembersihan diri dan orang lain. Anda bisa meruwat orang lain yang energinya negatif penuh sengkala dan penyakit bisa menjadi sehat dan serba beruntung sengkala menjadi hilang dan kesembuhan terwujud.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
Perubahan cuaca seperti telah menjadi musuh tersendiri bagi sebagian orang yang rentan terkena penyakit musiman. Maka dari itu diperlukan daya tahan tubuh yang baik agar kita tidak mudah jatuh sakit dan mengurangi kemungkinan tertular penyakit dari orang yang sudah terjangkit lebih dulu, baik pada masa pergantian musim atau tidak.  
  • Mencegah kambuhnya penyakit yang pernah diderita
Tak jarang kita temui orang yang sudah bersusah-payah  dan mengeluarkan begitu banyak uang untuk berobat tetapi hanya bisa menikmati kesembuhannya sebentar saja. Akan berbeda hasilnya jika kesembuhan ini berasal dari penyembuhan Hizib Fatihah, dimana penyakit yang telah sembuh dengan seizin Allah tidak akan pernah kambuh lagi.
  • Meringankan rasa sakit
Seseorang yang mengalami cedera fisik akan diringankan rasa sakitnya sehingga dapat melalui masa penyembuhan tanpa didera nyeri, ngilu atau perih berlebih yang sangat menyiksa.
  • Menyembuhkan mata rabun
Tidak seperti yang diyakini sebagian orang, penyakit rabun sebenarnya dapat disembuhkan. Baik rabun jauh maupun rabun dekat, entah itu  yang disebabkan oleh bertambahnya usia ataupun karena kebiasaan membaca dan menonton televisi yang berlebihan.
  • Mengobati kemandulan
Setiap pasangan yang telah berumah tangga pasti memiliki keinginan untuk segera menimang momongan. Tapi sayangnya tidak semua orang cukup beruntung dan bisa mendapatkan keturunan dalam waktu dekat. Bahkan beberapa dari mereka malah sampai harus menunggu sambil mencoba segala cara selama bertahun-tahun, namun belum juga memperoleh hasil yang diharapkan. Dengan berkah yang terkandung dalam surat Al Fatihah, Insyaallah sepasang suami-istri akan segera dianugerahi buah hati  yang sholeh/sholehah dan berbakti pada orang tua.  
  • Meningkatkan vitalitas
Aktivitas sehari-hari akan lebih mudah dijalani jika kita memiliki vitalitas tinggi. Terutama bagi mereka yang beban pekerjaannya sangat berat dan menguras tenaga serta pikiran, agar tidak mudah lelah atau lesu yang beresiko menyebabkan pekerjaan menjadi terbengkalai.  
  • Meningkatkan daya ingat
Sifat pelupa dapat dihilangkan dengan ikhtiar. Kebiasaan melupakan sesuatu akan hilang secara perlahan sebelum digantikan oleh kemampuan mengingat yang tinggi. Mulailah dari sekarang, jangan sampai Anda dicap pikun dan tua sebelum waktunya.
  • Menghambat penuaan
Tanda-tanda penuaan yang dapat dihambat antara lain rambut beruban, munculnya kerut dan keriput di wajah/kulit, kepikunan serta berkurangnya kemampuan fisik secara keseluruhan.
  • Menghindarkan diri dari wabah  
Insyaallah, berkah penyembuhan seorang pengamal Hizib Fatihah akan menghindarkannya dari serangan wabah penyakit menular yang menjangkiti suatu daerah.
  • Mempercepat penyembuhan luka
Selain mengobati dan mengurangi rasa sakit bagi mereka yang mengalami cedera fisik, dengan Hizib Fatihah seseorang dapat pula menggunakan surat Al Fatihah untuk mempercepat proses penyembuhan. Luka gores akan lebih cepat menutup sementara luka bakar akan lebih cepat mengering secara alami.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh
Dengan meningkatnya kekebalan tubuh berarti akan meningkat pula kemampuan kita untuk melawan serangan virus dan bakteri, sehingga kemungkinan terserang penyakit menjadi sangat kecil. Berdasarkan manfaat ini bukan tidak mungkin seorang pengidap HIV sekalipun akan memiliki harapan hidup yang lebih panjang.
  • Melancarkan pernapasan dan aliran darah
Lancarnya pernapasan dan aliran darah dalam tubuh akan mengeliminasi kemungkinan terkena penyakit asma, jantung, gagal ginjal, darah tinggi dan sederet penyakit berbahaya lain. Kualitas hidup akan secara otomatis meningkat jauh, sebab bernapas adalah hal pertama yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup.  
  • Menyembuhkan kesurupan
Sebagaimana menetralkan pengaruh sihir adalah hal yang mungkin dilakukan oleh seorang pengamal Hizib Fatihah, Anda juga akan dapat mengobati seseorang yang raganya disusupi oleh makhluk tak kasat mata, atau yang dalam bahasa sehari-hari disebut dengan istilah kesurupan.
  • Mengobati penyakit psikologis
Penyakit psikologis adalah penyakit yang muncul sebagai akibat dari adanya permasalahan dalam jiwa seseorang. Termasuk dalam jenis penyakit psikologis antara lain insomnia/susah tidur, stress, fobia, trauma, gagap, minder, kecanduan dan lain sebagainya.
Atas seizin Allah SWT, dengan Hizib Fatihah Anda akan memiliki kemampuan untuk menyembuhkan beragam penyakit sebagaimana yang telah kami jelaskan di atas. Mulai dari penyakit ringan seperti batuk, pilek dan sakit gigi sampai penyakit berat seperti kanker, penyakit jantung, infeksi kandung kemih dan kolesterol. Hizib Fatihah juga mampu meringankan keluhan-keluhan kesehatan yang sering dialami kaum manula, seperti radang sendi, rematik, kepikunan dan mata rabun. Bahkan menyembuhkan seseorang dari gangguan jiwa atau kegilaan juga bukan suatu hal yang tidak mungkin jika Anda mau dengan tekun mengamalkan Hizib Fatihah.   
Amalan Hizib Fatihah sama sekali tidak sulit. Anda hanya perlu mengikuti petunjuk dan tata cara sesuai isi panduan yang kami kirimkan. Insyaallah, dengan berbekal keseriusan dan istiqomah dalam mengamalkan Hizib Fatihah, semua manfaat yang kami sebutkan di sini bisa Anda dapatkan tanpa kesulitan.


Prinsip Penyembuhan Hizib Fatihah

Prinsip penyembuhan dengan Hizib Fatihah sebenarnya cukup sederhana. Kesembuhan didapat dengan menggunakan kebalikan dari apa yang menyebabkan penyakit tersebut dan dijaga dengan sesuatu yang serupa. Namun hal ini tidak akan tercapai kecuali dengan kekuatan jiwa si penyembuh dan reaksi orang yang hendak disembuhkan. Dengan demikian maka ada tiga unsur di sini; kesesuaian obat dengan  penyakit, kesungguhan orang yang mengobati dan kemauan si sakit untuk menerima penyembuhan. Apabila ketiga unsur ini telah dipahami, niscaya Anda akan memiliki kemampuan untuk membedakan mana yang bermanfaat dan mana yang tidak, serta mencocokkan obat dengan penyakit yang hendak diobati sebagaimana menggunakan pedang untuk memotong sesuatu yang memang dapat dipotong dengan benda tersebut.

Metode Pengobatan Hizib Fatihah

Bagi sebagian kalangan, metode pengobatan dengan Hizib Fatihah sering dianggap sebagai pengobatan alternatif. Padahal istilah pengobatan alternatif masih memancing kontroversi tersendiri di dunia kesehatan dan kedokteran. Sebab praktek-praktek pengobatan alternatif terkesan kurang terkontrol dan berpotensi membahayakan kesehatan pasien karena tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang efek samping dan pengaruh obat-obatan konvensional. Padahal, praktek-praktek pengobatan Islami pada umumnya dan pengobatan dengan Hizib Fatihah pada khususnya tidak memiliki efek samping dan juga tidak menggunakan obat berbahaya. Karena itulah sudah seharusnya ada pembeda yang jelas antara pengobatan Islami dengan pengobatan alternatif.
Praktek pengobatan alternatif berhubungan erat dengan kebudayaan dan tradisi yang diyakini masyarakat setempat, sedangkan pengobatan dengan Hizib Fatihah merujuk pada metode pengobatan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Seperti terapi hijamah, air zamzam, minyak zaitun, kurma atau madu. Metode penyembuhan atau pengobatan Hizib Fatihah dilakukan hanya dengan membaca Al-Fatihah pada media yang Anda pilih. Bisa air putih, zamzam, madu dan lain sebagainya.
Dalam gambar berikut Anda bisa melihat bagaimana Ustadz Masrukhan melakukan penyembuhan dan transfer energi dengan Hizib Fatihah. Media yang digunakan adalah air putih dan air zamzam. Gambar nomor 1 merupakan contoh metode penyembuhan jarak jauh, sedangkan gambar nomor 2 merupakan contoh metode penyembuhan langsung.  
     
             Metode Penyembuhan Jarak Jauh             Metode Penyembuhan Langsung

Berbicara mengenai metode pengobatan yang merujuk pada tradisi Rasulullah tentunya tidak akan lengkap tanpa menyebut kata ruqyah. Ruqyah merupakan salah satu cara pengobatan yang pernah diajarkan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Ketika Rasulullah sakit, Malaikat Jibril mendatangi beliau dan membacakan doa sambil ditiupkan ke tubuh Nabi. Seketika itu beliau sembuh.
Semasa hidup Rasulullah sendiri, ada tiga cara yang beliau lakukan dalam ruqyah, yaitu:
  • Nafats

Nafats yaitu membaca Al Qur'an atau do'a kemudian ditiupkan pada kedua telapak tangan kemudian diusapkan ke seluruh badan pasien yang sakit. Sebelum membaca tiga surat tersebut, Nabi terlebih dahulu membaca surat Al Fatihah dan menutupnya dengan Al Fatihah, setelah itu ditiupkan pada dua telapak tangannya lalu diusapkan ke seluruh badan pasien.
  • Air liur yang ditempelkan pada tangan kanan

Diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim, bahwasannya Nabi Muhammad SAW apabila ada seseorang tergores kemudian luka, beliau membaca Al Fatihah dan doa kemudian air liurnya ditempelkan pada tangan kanan, lalu diusapkan pada luka orang itu. Hal tersebut juga bentuk cara menyembuhkan dengan Hizib Fatihah.
  • Meletakkan tangan pada salah satu anggota badan

Nabi Muhammad SAW pernah memerintahkan Utsman bin Abil Ash yang sedang sakit untuk meletakkan tangan pada anggota badan yang sakit sebelum membaca doa.
Meskipun tidak sama, penyembuhan dengan Hizib Fatihah mirip dengan metode pengobatan ruqyah. Untuk menyembuhkan suatu penyakit medis, Anda hanya perlu menyiapkan kurma, madu, minyak zaitun atau segelas air putih sebagai perantara. Kemudian bacalah surat Al Fatihah dan tiupkan para perantara tadi. Insyaallah, pasien yang meminum atau memakan kurma/madu/minyak zaitun/air putih tersebut akan segera sembuh dari sakitnya.

Ada yang unik dari amalan Hizib Fatihah. Ustadz Masrukhan secara khusus menggunakan Hizib Fatihah untuk mengasmak atau mengisikan energi penyembuhan ke dalam daun sirih yang kemudian beliau pakai untuk mengobati berbagai penyakit. Mulai dari diabetes, sakit mata, stroke, bahkan alergi dan patah tulang telah berhasil beliau sembuhkan dengan media daun sirih yang dipadu dengan air putih dan bacaan Hizib Fatihah. Penasaran dengan cara penyembuhan istimewa ini? Silakan Anda baca di Pengobatan Unik dengan Media Daun Sirih



Pengobatan Hikmah ''Unik & Spesial'' dengan Media ''Daun Sirih dan Air Putih''
 daun sirih telah digunakan secara turun temurun selama beberapa generasi sebagai media pengobatan. Sebelum digunakan sebagai sarana penyembuhan, setiap lembar daun sirih tersebut dirajah dan diasmak terlebih dahulu. Apa itu rajah? Rajah adalah tulisan asmak, huruf, angka atau simbol khusus sesuai ajaran Ilmu Hikmah yang digoreskan dengan tujuan untuk mendapatkan keberkahan Allah SWT dalam suatu urusan tertentu. Setelah dirajah, daun sirih tersebut kemudian diasmak atau didoakan secara khusus dengan Hizib Fatihah, suatu amalan penyembuhan yang dapat mengobati segala penyakit atas seizin Allah SWT.
Hampir tak terhitung banyaknya penyakit yang telah berhasil sembuhkan dengan media daun sirih. Mulai dari penyakit medis hingga non medis, termasuk alergi, stroke, diabetes hingga patah tulang.
Mengapa daun sirih dipilih sebagai media pengobatan? Ada banyak alasan yang membuat daun sirih dapat dikatakan sebagai sarana pengobatan istimewa. Selain alami, halal, murah dan mudah didapat, secara ilmiah daun sirih terbukti memiliki banyak khasiat dan kegunaan dalam menyembuhkan beragam penyakit dan keluhan kesehatan. Diantaranya:
  • Bronchitis
  • Demam berdarah
  • Asma
  • Batuk
  • Radang tenggorokan
  • Sariawan
  • Jerawat
  • Keputihan
  • Sakit gigi karena berlubang
  • Mimisan
  • Bau mulut
  • Haid tidak teratur
  • Gusi bengkak
  • Sakit mata
  • Perdarahan gusi
  • Bau ketiak
  • Eksim (alergi berupa bercak merah pada kulit)
  • Luka bakar
  • Koreng
  • Kurap kaki
  • Bisul
  • Mengurangi produksi ASI yang berlebihan, dan
  • Menghilangkan gatal
Daun sirih dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit karena mengandung minyak terbang (betIephenol), pati, diatase, seskuiterpen, gula, zat samak dan kavikol yang ampuh mematikan kuman serta jamur. Karena itulah daun sirih juga berkhasiat menghilangkan bau badan yang disebabkan bakteri dan cendawan. Kandungan minyak atsiri dari daun sirih sangat manjur untuk menyembuhkan luka pada kulit dan gangguan saluran pencernaan, mengeluarkan dahak serta menghentikan pendarahan. Anda pasti pernah mendengar (atau bahkan mengalami sendiri) bahwa daun sirih umum dimanfaatkan untuk menghentikan pendarahan hidung atau mimisan dengan cara digulung dan disumbatkan ke dalam lubang hidung.
Itu baru khasiat daun sirih secara ilmiah. Dari sisi spiritual, bahwa daun sirih sangat cocok digunakan sebagai sarana pengobatan, sebab:
  • Daun sirih mampu menyerap energi penyembuhan dengan sempurna
  • Mampu mengalirkan atau menyalurkan energi penyembuhan yang telah diserapnya ke dalam tubuh manusia untuk mengobati luka dan penyakit dengan segera. Aliran energi penyembuhan ini terkadang ditandai dengan sensasi dingin yang terasa sewaktu lembaran daun sirih ditempelkan pada kulit.
  • Mampu menyerap energi negatif penyebab penyakit untuk kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh
  • Daun sirih memberikan efek bugar secara badaniah serta efek damai dan menenteramkan secara tak kasat mata
  • Tak ketinggalan, daun sirih masih memiliki kelebihan-kelebihan lain, seperti:
  • Seratus persen alami
  • Dijamin halal
  • Mudah didapat, baik dengan membeli maupun sekedar mencarinya di kebun-kebun
  • Murah, sehingga terjangkau semua kalangan
  • Bebas efek samping
  • Berkhasiat tinggi baik secara ilmiah maupun spiritual, sebagaimana yang telah kami sampaikan
Bagaimana cara  melakukan pengobatan dengan media daun sirih?
Disinilah letak keunikan lain metode penyembuhan ini. Pengobatan dengan media daun sirih tidak hanya bermanfaat besar, tetapi juga mudah dilakukan.
  • Pertama, daun sirih yang masih segar terlebih dahulu dibersihkan
  • Setelah bersih, helaian daun sirih dirajah atau ditulisi dengan huruf-huruf tertentu sesuai ajaran Ilmu Hikmah untuk meningkatkan manfaat penyembuhannya
  • Daun sirih yang telah dirajah lalu diasmak atau didoakan kembali dengan Hizib Fatihah. Hizib Fatihah sendiri merupakan suatu ilmu penyembuhan khusus yang cara pengobatannya cukup dilakukan dengan membaca surat Al Fatihah, yang memang dikenal sebagai As Syifa’ atau penyembuh segala penyakit. Selengkapnya mengenai Hizib Fatihah dapat Anda baca di HizibFatihah.
  • Setelah dirajah dan diasmak, daun sirih kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.
  • Tidak lupa, si sakit dipersilakan untuk meminum air putih yang juga telah didoakan dengan Hizib Fatihah.
  • Apabila digunakan untuk mengobati keseleo atau patah tulang, daun sirih yang sudah dirajah dan diasmak tinggal ditumbuk dengan di campur minyak kelapa kemudian dilumat dan dibalurkan pada bagian yang tulangnya patah tersebut.
  • Atas seizin Allah SWT, penyakit apapun akan sembuh melalui perantara daun sirih dan air putih yang diasmak dengan amalan Hizib Fatihah ini.
 
.

Satu hal yang perlu Anda garis bawahi sebelum memutuskan untuk mengamalkan Hizib Fatihah adalah bahwa amalan Hizib Fatihah bukan sekedar persoalan rapal-merapal mantera atau membaca doa belaka. Terlebih dahulu Anda harus menata hati dan pikiran dengan benar, sebab mustahil seseorang dapat memiliki berkah penyembuhan spiritual tanpa hati yang tulus dan pikiran yang bersih. Niatkanlah amalan ilmu Hizib Fatihah Anda untuk tujuan yang baik demi kemaslahatan atau manfaat orang banyak dan ummat serta masyarakat luas. Gunakanlah kemampuan Anda untuk menolong mereka yang membutuhkan dan jangan sekali-kali menyombongkan diri, sebab bagaimanapun juga semua kesembuhan datang dari Allah SWT. Posisikanlah diri Anda sebagai perantara antara Allah dengan hamba-Nya yang mengharapkan kesembuhan. Insyaallah, Hizib Fatihah akan mendatangkan banyak berkah dan menjadi ladang amal tersendiri dalam kehidupan Anda.
Semoga apa yang Anda amalkan hari ini akan menjadi anugerah bagi Anda esok hari. Barokallah.........
 

Thursday, 7 September 2017

Materi khutbah MEMAHAMI TAKDIR SECARA ADIL


Hasil gambar untuk KUTBAH



 Materi khutbah
MEMAHAMI TAKDIR SECARA ADIL

Muqadimah... Ungkapan Syukur... Shalawat dan Salam... Wasiat Iman dan Taqwa...
Saudara-saudaraku... Bagi sebagian orang, memahami masalah takdir tidaklah mudah. Buktinya, dalam hal ini banyak di antara kaum muslimin yang terjebak pada salah satu di antara dua kutub kesesatan yang saling berlawanan, yaitu :
1]. Kesesatan Jabariyah : Golongan yang berlebihan dalam masalah takdir, hingga menganggap bahwa manusia tidak memiliki kehendak dan tidak memiliki pilihan untuk berbuat, semua serba dipaksa oleh Allah, laksana gerakan getar tubuh yang tidak dapat dikendalikan oleh pemiliknya.
2]. Kesesatan Qadariyah : Golongan yang berlebihan menolak takdir, hingga semua kegiatan manusia tidak dicampuri oleh Allah Azza wa Jalla dan kehendak-Nya. Mengapa demikian..? Sebab, dalam memahami takdir, sebagian orang lebih banyak berpijak pada azas logika. Padahal masalah takdir termasuk perkara ghaib, yang tidak akan dapat dijangkau secara detail dan kongkrit hanya berdasarkan logika. Untuk itulah saudaraku, agar kita semua paham dan memahami, jum’at ini akan saya sampaikan khutbah dengan judul : Memahami Takdir secara Adil

Saudara-saudaraku... Bukan wilayah logika untuk memahami takdir dengan tuntas, Ia harus dipahami berdasarkan wahyu dan keimanan. Bahkan, ketika takdir sudah terjadi-pun, kadang orang tidak mampu menangkap hikmah yang terkandung di baliknya. Yang pasti, takdir Allah Azza wa Jalla harus di-imani sebagaimana orang meng-imani ketetapan syariat-Nya. Keduanya merupakan ketetapan Allah SWT, ketika orang menjalankan ketetapan-ketetapan syariat Allah SWT dan meng-imaninya, misalnya syariat shalat, siapapun termasuk kita juga harus meng-imani ketetapan takdir Allah Azza wa Jalla, misalnya takdir hidup, mati, laki-laki, perempuan, sehat, sakit, kaya, miskin, dan takdir-takdir lainnya. Karena, semuanya berasal dari Allah SWT, Pencipta alam semesta dan penetap syariat bagi sekalian hamba-Nya.
Iman kepada takdir merupakan salah satu rukun dan azas ke-imanan di antara rukun Iman yang enam. Sehingga,
 barang siapa yang mengingkari takdir, maka ia bukanlah seorang mukmin yang sesungguhnya.

Saudara-saudaraku... Rasulullah SAW ketika ditanya oleh Malaikat Jibril tentang Iman, Beliau SAW bersabda : Iman ialah jika engkau beriman kepada Allah, para Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari akhirat, dan beriman kepada takdir baik maupun takdir buruk. (HR. Muslim).

Mendasarkan pada hadits diatas, orang yang beriman adalah Orang yang beriman kepada takdir, dan beriman kepada rukun-rukun iman lainnya. Sebab, takdir merupakan kekuasaan, kewenangan dan kehendak Allah Azza wa Jalla. Iman kepada takdir, tidak bisa dipisahkan dengan Iman kepada Allah Azza wa Jalla dan kepada rukun-rukun iman yang lain. Semua saling terkait erat, maka siapapun yang ber-iman kepada Allah SWT, kepada para malaikat-Nya, para rasul-Nya, kitab-kitab-Nya dan hari akhir, harus pula ber-iman kepada takdir.

Sebagaimana halnya nama dan sifat-sifat Allah Azza wa Jalla serta masalah ghaib lainnya, takdir juga merupakan masalah yang diluar jangkauan akal manusia. Maka kebenaran dalam memahami takdir harus sesuai dengan petunjuk wahyu yang datangnya dari Allah Azza wa Jalla, Dzat yang Maha menentukan takdir bagi segala sesuatu. Bukan dengan petunjuk logika atau perasaan orang yang serba terbatas.
Sama halnya ketika orang meng-imani Allah SWT, nama-nama dan sifat-Nya pun, harus berdasarkan wahyu. Demikian pula, ketika siapapun menjalankan dan meng-imani syariat, juga harus sesuai dengan petunjuk wahyu. Dan di antara wahyu Allah SWT adalah Sunnah Rasulullah SAW, sebab Beliau adalah utusan-Nya yang dipercaya untuk menerima dan menyampaikan wahyu-Nya, baik berupa Alquran maupun Sunnah. Sesuai dengan sabda-Nya :
Ketahuilah, sesungguhnya aku diberi wahyu Alquran, dan yang semisal Alquran (Sunnah) didatangkan bersamanya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud).
Hadits ini menunjukkan bahwa, ada wahyu lain yang datang bersama Alquran, yaitu Sunnah Nabi SAW

Kaum muslimin rahimani wa rahimakumullah,
Supaya seorang Muslim bisa benar dalam memahami dan mengimani takdir, maka ia harus memahami dan mengimani empat peringkat takdir secara benar, yaitu :
Pertama, Meng-imani bahwa, Allah SWT Maha mengetahui segala sesuatu yang belum terjadi.
Kedua, Meng-imani bahwa, Allah SWT menuliskan semuanya di Lauh Mahfuzh sesuatu yang bakal terjadi.
Ketiga, Meng-imani bahwa, Allah SWT Maha menghendaki kejadian dan segala sesuatu yang terjadi.
Keempat, Meng-imani bahwa, Allah SWT Maha mengetahui segala sesuatu yang dicipkatan dan ditetapkan-Nya.


seperti dinyatakan oleh para Ulama.
Imam Ibnu al-Qayyim rahimahullah dalam kitabnya, Syifa’ul ‘Alil, menyatakan : Barangsiapa tidak mengimani peringkat-peringkat takdir ini, berarti ia belum ber-iman kepada Qadha’ dan Qadar.
Di bawahnya Beliau menjelaskan peringkat-peringkat tersebut, Beliau katakan : peringkat takdir ada empat:
Pertama : Meng-imani bahwa, Allah SWT Maha mengetahui segala sesuatu yang belum terjadi.
Kedua : Meng-imani bahwa, Allah SWT menuliskan semuanya di Lauh Mahfuzh sesuatu yang bakal terjadi.
Ketiga : Meng-imani bahwa, Allah SWT Maha menghendaki kejadian dan segala sesuatu yang terjadi.
Keempat : Meng-imani bahwa, Allah SWT pasti menciptakan dan mengadakan segala sesuatu yang telah diketahuinya itu.

Itulah empat peringkat atau empat perkara yang hakikatnya merupakan takdir itu sendiri. Artinya, ketetapan takdir Allah pada hakikatnya tidak lepas dari ilmu pengetahuan Allah Azza wa Jalla terhadap segala sesuatu semenjak sebelum segala sesuatu itu ada, kemudian apa yang diketahuinya ini dituliskan di Lauh Mahfuzh, selanjutnya apa yang diketahui dan dituliskan itu pasti dikehendaki terjadinya oleh Allah Azza wa Jalla . Terakhir, Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti menciptakan dan mengadakan apa yang telah diketahui dan dikehendaki-Nya itu.

Takdir baik ataupun buruk, iman atau kufur, semuanya merupakan takdir Allah. Sebab Allah Azza wa Jalla sudah mengetahui sebelumnya bahwa itu akan terjadi dan sudah dituliskannya di Lauh Mahfuzh. Dengan demikian, maka pasti Allah menghendaki terjadinya, dan jika Allah menghendaki, pasti Allah akan mengadakannya.

Tidak mungkin Allah menghendaki suatu kejadian sedangkan sebelumnya Allah tidak tahu. Atau mengetahui bahwa sesuatu akan terjadi, tetapi kemudian Allah menghendaki lain. Misalnya, seseorang yang sudah diketahui Allah bahwa ia akan mati kafir, maka tidak mungkin Allah Azza wa Jalla menghendaki agar ia tidak mati dalam keadaaan kafir. Sebab antara ilmu dan kehendak-Nya tidak mungkin saling berlawanan; Tidak mungkin apa yang diketahui-Nya bertentangan dengan apa yang dikehendaki-Nya. Maha suci Allah dari hal-hal yang demikian. Tidak mungkin dalam wilayah kekuasaan-Nya terjadi sesuatu yang diluar kehendak-Nya.

Tetapi perlu dipahami bahwa sesuatu yang dikehendaki Allah Azza wa Jalla tidak selalu identik dengan sesuatu yang di sukai dan dicintai-Nya. Tidak setiap yang Allah Subhanahu wa Ta’ala kehendaki terjadi, pasti Allah Azza wa Jalla sukai. Misalnya, homoseksual terjadi dengan kehendak Allah Azza wa Jalla, tetapi Allah tidak menyukai kema’siatan itu.

Fakta yang semacam ini banyak sekali contohnya. Itulah yang disebut dengan iradah kauniyah, kehendak Allah yang bersifat takdir. Salah satu contohnya adalah pencurian. Pencurian tidak akan terjadi tanpa kehendak kauniyah Allah Azza wa Jalla. Buktinya, banyak pencurian yang gagal meskipun sudah dengan perhitungan yang super teliti. Sebab, Allah tidak menghendaki pencurian itu terjadi.
Maka terjadinya pencurian adalah karena kehendak Allah, tetapi apakah lantas berarti pencurian itu diridhai oleh Allah SWT? Tentu tidak.

Jadi tidak setiap yang Allah SWT kehendaki terjadi, pasti Allah sukai.
Empat peringkat itu sangat banyak dalilnya, baik dari Alquran maupun Sunnah yang shahih. Dan bahkan merupakan kesepakatan seluruh para Nabi Allah dan kitab-kitab-Nya.
Oleh sebab itu, berkaitan dengan empat peringkat takdir tersebut, Imam Ibnu al-Qayyim selanjutnya menjelaskan, ringkasnya antara lain sebagai berikut:
Adapun yang pertama, yaitu bahwa Allah SWT sudah terlebih dahulu mengetahui segala sesuatu sebelum segala sesuatu itu terjadi. Ini sudah menjadi kesepakatan seluruh Rasul Allah SWT, mulai dari Rasul Allah yang pertama hingga Rasul Allah penutup. Demikian pula telah menjadi kesepakatan seluruh Sahabat Nabi SAW serta umat Islam sesudahnya yang mengikuti jejak mereka. Yang menyelisihi kesepakatan mereka adalah golongan Majusinya umat Islam ini. Dan penulisan segala sesuatu di Lauh Mahfuzh sebelum kejadiannya, membuktikan bahwa Allah sudah mengetahui segala sesuatu itu sebelum kejadiannya.

Beliau juga mengatakan hal yang sama tentang peringkat kedua, ketiga, dan keempat, tentang penulisan takdir segala sesuatu di Lauh Mahfuzh, tentang kehendak Allah bagi terjadinya segala sesuatu dan tentang penciptaan segala sesuatu yang dikehendaki-Nya. Bahwa hal itu semua juga sudah merupakan kesepakatan seluruh rasul Allah dan kesepakatan semua kitab-Nya yang diturunkan kepada para rasulNya.
Di antara dalil-dalilnya yang sangat banyak antara lain firman Allah SWT dalam QS Luqman, 34 :
إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ ۖ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا ۖ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dialah yang menurunkan hujan (yang mengandung berkah), dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa hasil yang diusahakannya besok, dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui, Maha Mengenal.” (QS. Luqman:34).

Dari Abu Hurairah ra, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,
مَفَاتِيْحُ الْغَيْبِ خَمْسٌ لاَيَعْلَمُهَا إِلاَّ اللهُ: لاَيَعْلَمُ مَا فِى غَدٍ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ يَعْلَمُ مَاتَغِيْضُ الْأَرْحَامُ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ يَعْلَمُ مَتَى يَأْتِي الْمَطَرُ أَحَدٌ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوْتُ، وَلاَ يَعْلَمُ مَتَى تَقُوْمُ السَّاعَةُ إِلاَّ اللهُ. رواه البخاري
“Kunci-kunci perkara ghaib ada lima, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah: Tidak ada yang mengetahui apa yang terjadi esok kecuali Allah, tidak ada yang mengetahui apa yang berkurang dari rahim kecuali Allah, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan hujan datang kecuali Allah, tidak ada seorang pun yang mengetahui di bumi mana ia mati, dan tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat kecuali Allah.” (HR. Bukhari dan lainnya).

Dalam riwayat Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda :
مَفَاتِيْحُ الْغَيْبِ خَمْسٌ، ثُمَّ قَرَأَ : (إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ …..). رواه البخاري
“Kunci-kunci perkara ghaib ada lima. Lalu Beliau SAW membaca firman Allah (Luqman/31: 34): “Sesungghnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat,…”. (HR. Bukhari).

Allah SWT juga berfirman dalam QS Al “Anam, 59 :
وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ
“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Al-An’am: 59).

Juga firman-Nya,
أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ۗ إِنَّ ذَٰلِكَ فِي كِتَابٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
“Bukankah engkau mengetahui bahwa Allah Maha Mengetahui apa-apa yang ada di langit maupun bumi. Sesungguhnya yang demikian itu sudah tertulis di dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya penulisan yang demikian itu mudah bagi Allah.” (QS. Al-Hajj: 70).

Dua ayat di atas merupakan sebagian dalil tentang penulisan takdir segala sesuatu di Lauh Mahfuzh, sekaligus juga dalil tentang ilmu Allah terhadap segala sesuatu. Tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, dan tidak ada sesuatupun yang tidak tertuliskan di Lauh Mahfuzh. Penulisan itu sangatlah mudah bagi Allah.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda antara lain,
كَتَبَ اللهُ مَقَادِيْرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ. قَالَ : وَعَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ. رواه مسلم
“Allah telah menuliskan ketetapan takdir bagi segenap makhluk-Nya lima puluh ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit-langit dan bumi. Nabi bersabda: Dan (waktu itu) Arsy-Nya sudah ada di atas air.” (HR. Muslim).
Demikianlah kekuasaan Allah dalam menetapkan takdir bagi makhluk-Nya. Dia berkuasa atas segala sesuatu. Ilmu-Nya meliputi segala hal. Dialah Rab kita, falaa haula walaa quwwata illaa billaah..